Tampilkan postingan dengan label CERPEN ISLAMI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CERPEN ISLAMI. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 April 2016

Wanita Cantik Tak Terjamah Tangan Raja

Setelah menunjukkan mukjizat api dapat berubah menjadi dingin atas ijin Allah SWT, Nabi Ibrahim AS melakukan perjalanan ke Mesir. Beliau pergi dengan istrinya yang luar biasa cantiknya bernama sarah. Beliau diberi tahu bahwa Mesir ada seorang raja yang lalim yang suka merbut istri orang yang cantik. Raja ini memiliki mata-mata di mana-mana.

Nabi Ibrahim lalu membuat sebuah peti yang dipakai untuk menyembunyikan istrinya. Sang istri dimasukkan ke dalam peti yang dikunci. Peti itu beliau taruh di atas keledai, dan setelah itu beliau berangkat ke Mesir.
Ketika beliau sampai di pos penjagaan, ternyata di mana-mana ada mata-mata raja. 
Melihat ada peti, mereka meminta kepada beliau supaya membukanya. Sekali pun beliau menolak, mereka meaksa Nabi Ibrahim melakukanya. Setelah dibuka dengan paksa, para mata-mata ini melihat Sarah yang berparas sangat cantik.


"Ini Istrimu?" tanya seorang dari mereka.
"Dia saudara perempuanku," Jawab Nabi Ibrahim. Kalau ia bilang itu istrinya, mungkin saja mereka akan membuuhnya.
"Saya kira ini layak buat Raja," ujar si mata-mata.
Merekapun kemudian membawa Sarah kepada Raja. Sementara itu, Allah menyingkapkan hijab dari pandangan Nabi Ibrahim sehingga beliau dapat melihat Sarah diluar Istana.
Raja sangat terpesona oleh kemolekan Sarah. Dia mengulurkan tangganya untuk menyentuh tubuhnya. Namun anehnya, tangan seorang Raja tidak sampai karena tiba-tiba terkulai dan tak dapat digerakkan. Kakinya pun ikut lumpuh.

"Kamu perempuan penyihir. Aku adalah istri dari kekasih Allah (Khalilluah). Dia pasti telah mendoakan jelek padamu lalu Allah melumpuhkan tanggan dan kakimu. Karena itu, bertobatlah kepada Allah supaya dia menyembuhkanmu, "Jawab Sarah.

Raja kemudian bertobat pada Allah, dan Allah segera menyembuhkan tangan dan kakinya dari kelumpuhan. Namun ketika dia melihat kembali wajah Sarah, dia tidak sabar untuk timbul kehendak untuk menyentuh tubuhnya untuk yang kedua kalinya. Apa yang terjadi? seketika itu mata Raja berubah menjadi buta. 
Allah telah membuatnya buta. Atas saran Sarah, dia kembali bertobat. 
Ternyata Raja tidak berhenti sampai di situ. Untuk ketiga kalinya timbul keiinginan untuk menyentuh tubuh Sarah yang setelah Allah  menyembuhkan matanya. Kali ini Allah melumpuhkan seluruh anggota tubuhnya. Hukuman ini membuat dia bertoabat yang sungguh-sungguh.

Dia mengembalikan Sarah kepada Nabi Ibrahim dan memohon maaf. "Putuskanlah sesuatu kepadaku sesuai dengan kehendakmu," katanya. 

"Ini adalah urusan Tuhanku," Jawab Nabi Ibrahim."Aku tidak bisa memutuskan apa-apa kecuali dengan pa yang kau perintahkan kepadaku."

Mailaikat Jibril lalu turun dan berkata pada Nabi Ibrahim, "Allah berfirman padamu agar engkau mengatakan pada Raja agar dia melepaskan seluruh Kekayaanya dan menyerahkan kepadamu. Setelah itu kamu berdoalah untuknya."

Raja menyatakan setuju dengan putusan Tuhan ini. Nabi Ibrahim kemudian berdoa untuknya, dan Allah meyembuhkan seluruh tubuh raja dari kelumpuhanya,

Rabu, 30 Desember 2015

SEPENGAL KISAH LUHUR WANITA MULIA BERNAMA AISYAH

Periode Rasul, para sahabat dan istri-istri beliau adalah suatu periode yang teramat indah dalam sejarah islam. Para sahabat Rasul adalah manusia-manusia pilihan yang sebagian diantaranya dijamin Rasul masuk surga, Istri-istri beliau juga wanita-wanita luar biasa yang di dalam Al-Qur'an dinyatakan sebagai wanita-wanita yangtidak sama dengan wanita-wanita yang lain, satu dari istri Rasul adalah Sayiditina Aisyah yang mendapat kasih sayang serta cinta yang luar biasa dari Rasul.

   
 Aisyah dikenal dalam sejarah dengan wanita rupawan, berakhlak mulia dan teramat cerdas. Tak terhitung hadits Rasul yang disampaikan melalui istri beliau yang satu ini, Suatu dari sekian akhlak terpujiyang melekat pada pribadi Aisyah adalah kedermawanan yang sanggat mengagumkan. Kisah dibawah ini harus dapat menjadi motivasi bagi setiap mulimin yang hidup di jaman yang sangat berbeda ini.

Abdullah bin Zubair adalah keponakan Aisyah yang sangat beliay sayangi. Abdullah tidak menyukai kedermawanan Aisyah yang dianggap berlebihan, semntara beliau sendiri hidup dalam kesusahan. Aisyah mendermawankan apa saja yang ia dapatkan. Oleh karena itu, suatu ketika Abdullah bi xubait berkata kepada seseorang. "Dengan cara bagaimana pun, aku inggin menghentikan kebiasaan bibiku." 

    Berita ini sampai kepada sayiditina Aisyah sehingga ia sanggat marah dan berkata: "Ia ingin melarangku bersedekah?"
lalu ia bersumpah tidak akan berbicara  lagi dengan keponakanya

     Banyak para sahabat nabi mengigatkan Aisyah agar membatalkan sampulnya,  tetapi saran itu dtolaknya.
            
     Akhirnya, karena perasaan cemas yang sangat , Abdullah bin zubaidir meminta bantuan cucu baginda.

       Abdullah bin Zubaer mengikuti keduanya, ketika kedua cucu Nabi duduk itu telah duduk di balik hijab dan Sayiditina Aisyah juga duduk di balik Hijabnya, terjadilah pembicaraan diantara mereka. Pada waktu itulah Ibnu Zubair masuk kedalam hijab dan langsung memeluk bibinya seraya menangis memohon maaf. Kedua cucu Nabi memintakan maaf untuk Ibnu Zubair dan mengingatkan tentang hadist hadist Nabi mengenai larangan memutuskan pembicaraan sesama muslim dan ancaman yang beliau sampaikan.

      Setelah hadist-hadist Nabi ini dibacakan berulang kali, Aisyah, wanita yang mulia itu, bersedia memaafkan keponakanya. Ia kemudian menangis terisak-isak dan berbicara dengan keponakanya tadi, Sebagai tebusan sumpahnya, Aisyah berkali-kali membebaskan hamba sahaya hingga mencapai empat puluh orang.
Jika ia teringat perbuatanya membatalkan sumpah itu, ia pun menangis sehingga air matanya membasahi kainya.
  
       Suatu hari Aisyah sedang berpuasa. Di rumahnya hanya ada sekerat roti, tiba-tiba datang seorang fakir meminta-minta. Aisyah kemudian berkata kepada pelayanan :"Berikanlah roti itu!" Si pelayan berkata : "Tidak ada sedikitpun makanan di rumah ini untuk berbuka nanti. Mendengar itu, Sayidtina Aisyah berkata: "Tidak mengapa, berikanlah roti itu!"

             
       Kisah-kisah di atas hanyalah sebagian kecil dari untain kisah indah yang terjadi dalam kehidupan para sahabat dan istri Rasul. 
Peristiwa-peristiwa seperti itu seharsnya bisa mengetuk hati muslim yang hidup di Zaman yang sudah sangat berbeda ini. 
Kisah-kisah seperti ini tak boleh hanya menjadi bacaan pelipur lara.
Ia harus dapat mengetuk nurabu kita yang paling dalam, dna membuat kita berkata :

" AKU ingin seperti orang-orang itu walau tak mungkin sepenuhnya...........!"
         

Rabu, 26 Agustus 2015

Kuncinya Adalah Ikhlas


Syahdan di zaman dahulu terdapat sebuah pohon yang disembah ramai - ramai oleh banyak orang. Suatu hari seorang lelaki lewat didepanya. Melihat pohon yang tidak punya daya apa-apa itu disembah, dia pun marah. Dia bergegas pulang untuk mengambil kapak guna menebang pohon tersebut.

Dia menaiki keledai lalu memacunya menuju ke tempat pohon. Di tenggah jalan dia dicegat oleh Iblis yang menjelma sebagai seorang lelaki.

"Mau kemana kamu?"tanya Iblis.
"Mau ketempat yang disembah selain Allah. Aku telah berjanji pada Allah akan menebangny, "Jawab lelaki itu.

"Tidak bisa !!!!!!! Kata Iblis. Kamu harus berhadapan dengan aku dulu sebelum menebang pohon tersebut.

Akhirnya terjadilah pertengkaran diantara keduanya dan Iblis berhasil dibanting hingga tiga kali menyerah.

"Apa urusan kamu denganya????
Biarkan pohon itu dan aku akan memeberimu empat dirham tiap hari, "Kata Iblis.
"Benar kamu akan berbuat begitu??"tanya lelaki tersebut." Bisakan kamu dipercaya?"
"Ya"

Lelaki itupun mengurungkan perjalananya. Dia berbalik arah dan pulang.

Iblis ternyata menepati janjinya. Setiap pagi lelaki itu sealalu mendapati 4 Dirham di bawah sajadanya. Tetapi hal itu hanya berlangsung selama 3 hari.  Pada hari Ke-4 dia tidak menemukan apa-apa. Begitu pula pada hari berikutnya. Marahlah dia. Dia mengambil kapaknya kembali dan menaiki keledainya menuju ke tempat pohon tadi. Di tengah jalan dia dicegat oleh Iblis yang dahulu menjelma sebagai lelaki.

"Hendak ke mana kamu?"tanya Iblis.
"Aku hendak mebang pohon yang disembah itu,"jawab lalaki tersebut.
"Kamu tidak akan kuat malakukan itu,"Kata Iblis.

Kemudian terjadilah perdebatan di antara keduanya dan akhirnya mereka bertengkar. Mereka bergelut dan Iblis berhasil menjatuhkan lelaki itu sampai tiga kali. Lelaki itu terheran-heran.

"Apa sebanya sekarang kamu bisa mengalahkan aku padahal dulu kamu kalah?"Tanyanya.

Iblis berkata, "Ya benar. Dulu kamu menang karena dulu kamu pergi ketempat pohon dengan hati ikhlas karena Allah.
Andaikan saja kawan-kawanku berkumpul membantu aku saat itu, mereka tidak akan besa mengalahkanmu. Tapi sekarang, kamu tidak mendaptkan dirham di bawah sajadahmu. Jadi, tidak mengherankan kalau sekarang aku mengaklahkanmu. Sekarang pulanglah. Kalau tidak, aku akan menebas lehermu."

Lelaki itu menciut nyalinya. dia langsung berbalik arah dan pulang, urung menebang pohon itu.



luvne.com luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.comnya.com.com